PEMBALUT BISA BIKIN KANKER???
Heboh!!!
Ada pembalut wanita memiliki kandungan berbahaya ternyata bukan isapan jempol
semata. Klorin dalam pembalut bagai
Musuh dalam Selimut
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
menemukan sebagian besar pembalut yang dijual di pasar mengandung klorin atau zat pemutih yang sangat
berbahaya. Ada 9 merek pembalut dan 7 merek pantyliner
ternama diantaranya Protex, V Class, Softness, Charm, dan lain-lain yang
diteliti oleh YLKI dan hasilnya tidak ada pembalut yang terbebas dari zat klorin. Semua sampel yang diuji
mengandung klorin dengan kadar
berbeda-beda. YLKI menyebut klorin
sebagai zat berbahaya yang biasanya digunakan sebagai pemutih pada tekstil dan
bisa memicu iritasi, kanker serviks dan kemandulan pada wanita.
Karenanya YLKI mendesak
pemerintah mengeluarkan peraturan menyangkut batas penggunaan klorin dalam pembalut. “Standar untuk
klor di dalam pembalut itu tidak ada sama sekali, padahal klorin di dalam
Permenkes tahun 1996 itu disebutkan sebagai termasuk bahan berbahaya dan
beracun yang bisa bersifat iritatif” jelas Iliani Sudrajat salah satu anggota
pengurus YLKI. Tak heran para pengguna pembalut mengaku terkejut dengan temuan
ini, beberapa diantaranya bahkan bertekad untuk tidak lagi menggunakan merek
pembalut yang disebutkan.
Tahukah sister???
Ternyata ada 3 bahan kimia
berbahaya yang terkandung dalam pembalut sekali pakai, Pertama Klorin
– Pemutih (Bleaching) yang digunakan
pada bahan baku pembalut, Kedua Dioksin – Senyawa beracun yang
terkandung dalam bahan baku kertas daur ulang untuk pembalut, Ketiga Furan
– Bahan kimia yang berfungsi sama seperti klorin. Bayangkan bila kimia
berbahaya itu akrab dengan organ intim sister!
Sudahkah sister mengecek
apakah pembalut yang dipakai selama ini aman untuk organ intim? Jangan-jangan
sister belum pernah cek! Ini nggak bisa dianggap sepele loh sister, karena
beresiko terhadap kesehatan organ intim. Kalau sister pernah merasakan iritasi
dan gatal saat beraktivitas, ini perlu diwaspadai. Karena selain mengganggu,
juga dapat mengakibatkan gejala penyakit berbahaya. Karena salah satu resiko
terberatnya adalah terkena kanker serviks.
Menurut statistik terbaru dari WHO, kanker serviks
menyumbang 10,3% dari semua penyebab kematian wanita di Indonesia,
dan sekitar 9.496 wanita meninggal setiap tahun akibat kanker serviks.
Angka kejadian Kanker serviks menduduki urutan kedua setelah kanker payudara yakni
sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000
penduduk (Kemenkes RI).
Aduh….amit-amit
ya sister, jangan sampai itu terjadi pada anda!
Kini saatnya lebih selektif dalam memilih pembalut. Pilih yang tidak menggunakan pewangi, bebas Klorin dan tanpa pemutih. Untuk lebih baik lagi, Gunakan pembalut kain cuci ulang/ Menstrual Pad yang pastinya lebih aman, nyaman dan hemat di kantong!

Komentar
Posting Komentar